Sensor Parkir Mobil – Anti Nabrak dengan LCD Display

Bagi Anda yang gemar berkendara dengan si roda empat, memarkir mobil bisa jadi salah satu aktivitas yang cukup memusingkan. Apalagi jika areanya kurang luas atau sedang full pengunjung. Kalau nggak hati-hati, bisa nabrak saat mau mundur.

sensor parkirSekarang tak perlu khawatir lagi, kami menghadirkan sensor parkir mobil dgn LED display, buzzer & 4 titik sensor untuk mengetahui jarak bumper dgn objek yg ada di belakangnya. Jadi gak takut nabrak lagi dech.

Memundurkan mobil barangkali yang perlu Anda perhatikan saat memarkir mobil. Sensor parkir pada umumnya hanya dilengkapi dengan buzzer, jadi kita tidak bisa memastikan jarak bumper mobil dengan objek yang ada di belakang. Lebih-lebih ketika jarak pandangan berkurang akibat hujan atau pada malam hari.

Nah, inovasi terbaru dari sensor parkir mobil P-13 series ini akan semakin memudahkan Anda dalam memarkir serta menghindari tabrakan. Lengkap dengan monitor display yang akan menunjukkan jarak pada bagian kanan dan kiri kendaraan, buzzer (integrated dalam layar) yang akan berbunyi sesuai dengan jarak benda dibelakang mobil, plus 4 titik sensor yang mampu mengukur secara akurat jarak objek yang ada di belakang mobil Anda.

Pasang alat ini pada kendaraan Anda sebagai solusi aman memarkir mobil ;)

sensor parkir mobil

sensor parkir

sensor parkir mobil

Spesifikasi:
- Led display
- Dual CPU, 4 sensors system.
- Operating voltage rating: DC12V.
- Max power: Pmax<5W
- Operating temperature: -40℃~80℃.
- Display Distance: 0.3m~2.0m.
- Alarm Distance: 0.3m~1.5m.
- Alarm voice: >80dB.

Harga Sensor Parkir Mobil Rp 345.000,-
Berat pengiriman 2000 gram

LoadingUpdating...
This entry was posted in Aksesoris Mobil dan Motor and tagged , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Sensor Parkir Mobil – Anti Nabrak dengan LCD Display

  1. rina says:

    Bgm cara mpbaiki tampilan layar yg tbalik dr kamera parkir ?

    • anita says:

      Untuk cara memperbaiki layar bisa langsung di cekkan di bengkel aksesoris mobil terdekat. Karena biasanya itu terjadi karena kesalahan setting atau bisa juga ada pemasangan yg terbalik. Mudah-mudahan jawaban kami bisa membantu Ibu Rina. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>